Tomi Ramadona

My Notes

Wisata Hati

Posted by Tomi Ramadona on January 2, 2012 at 6:40 PM



Aslm..Ba’da tahmid wa shalawat.

 

Bersyukurlah hari ini Allah memberikan kesulitan, karena ibadah yang dilakukan saat ditimpa kesulitan jauh lebih mulia ketimbang ibadah disaat tidak dalam kesulitan..

 

Kapankah pertolongan Allah itu DATANG :

 

1). Ketika kita datang kepada Allah

- melalui doa, ibadah, syukur, taubat, dll

 

2). Ketika kita sabar dan pasrah

-'Sedangkan Allah saja sabar menunggu hambanya kembali pada Allah, tiap subuh ditungguin, zuhur ditungguin...tapi,

 

3).Ketika Allah datang kita menyambutnya

-Setelah kita datang kepada Allah kemudian kita sabar dan pasrah kepadaNya. Maka lankah selanjutnya adalah Ketika Allah datang kita menyambutnya. Begitu banyak orang yang tidak kenal dengan Allah, disaat kesulitan menghadang, tiba-tiba datang orang yang membutuhkan, meminta sesuatu. Maka bisa jadi melalui orang itu Allah datang.

Sebagaimana alkisah Nabiyullah Musa as dan kaum Bani Israil ketika Allah menjanjikan akan datang, disaat waktu yg dijanjikan tiba semua orang sibuk mempersiapkan tiba-tiba muncul orang tua yang meminta air dan makanan tidak ada yang mempedulikan..shingga org tua itu pergi dan pertolongan Allah pun berlalu..

 

"Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (QS. Al Baqarah : 214)

 

Disarikan dari kajian wisata hati Ustd Yusuf Mansur (3/2/1433)

....

Dan sesungguhnya di dalam kesulitan terdapat banyak kesempatan untuk mendapat hikmah, mendapat karunia berupa terijabahnya doa..

 

Kisah ini disampaikan oleh Ustd Yusuf Mansur Al hafidz, tentang salah satu fragmen perjalanan hidupnya. lebih kurang dalam bahasaku kisahnya seperti ini (mohon maaf kalau saya salah dalam menuliskannya Ustd):

"Ketika itu kehidupan kami (YM) sangat memprihatinkan, usaha yg saya lakukan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tinggalpun hanya disebuah rumah kecil yang boleh dikatakan kurang layak untuk sebuah tempat tinggal. disuatu sore terjadi hujan lebat, hingga diruang tengah rumah kami menetes air hujan, ternyata bocor dari atap rumah semakin parah..Kemudian saya memanggil istri beserta anak saya untuk berkumpul dekat tetesan bocoran atap itu. sembari kami mengambil ember untuk menampung tetesan air. Saya lihat dan perhatikan wajah istri dan anak saya, sambil tersenyum kemudian saya katakan"hayuk kita berdo'a"..’Duhai Rabbi, begitu besar kasih sayang Mu, Engkau berikan kami untaian rahmat dan karunia yang dengannya kami hidup dan menjalani hari dengan kebahagiaan,bersyukur kami atas kecukupan yang Engkau berikan, sungguh rahmatMu amat luas. Ya Allah sesungguhnya Engkau lihat kami berkumpul dalam karuniaMu, Engkau saksikan rumah ini, rumah yang Engkau karuniakan, tempat dimana anak-anak belajar mengaji, tempat dimana kami membina bersilaturrahim dengan tetangga dan saudara-saudara dalam majelis ilmu kepadaMu. hari ini rumah ini bocor, maka sesungguhnya Engkau lebih mengetahui, izinkanlah rumah ini menjadi tempat yang lebih nyaman untuk beribadah kepadaMu..Amiin

 

Dilain kisah,beberapa wktu di masa sulit itu..saya yang biasa menaiki motor untuk bekerja dan dakwah. Tanpa saya sadari istri saya diam-diam mengumpulkan uang untuk membeli hadiah milat (ultah) saya berupa sarung tangan..tiada lain niatnya agar tangan saya tidak menjadi hitam karena sinar mentari.. Disaat hari milad saya, istri tercinta memberikan sarung tangan sebagai tasyakur untuk saya yang didapatnya dari menghemat pengeluaran dan mengumpulkan uang seratus demi seratus..saya menangis dan memeluk istri saya..’dinda sungguh ayah sangat bahagia engkau berikan hadiah ini yang engkau dapat dengan susah payah, tapi sesungguhnya ayah lebih suka tanpa sarung tangan..agar ayah dapat MeMinta dan berDoa kepada Sang Pemilik Jagad raya ‘Duhai Tuhanku Engkau lihat hari ini hambamu bekerja mencari sesuatu yang halal, berdakwah menegakkan Agamamu, maka janganlah Engkau biarkan tangan saya benar-benar jadi hitam nantinya karena tiap hari dijilat matahari..Sesungguhnya Engkau lebih mengetahui..

 

Alhamdulillah..Allahuakbar!!

Setahun kemudian kami diberi rizki, diizinkan menempati rumah yg lebih layak, motor yang dulu saya pakaipun kini telah diganti dengan sebuah mobil..sedikit demi sedikit kehidupan smakin baik..semoga dg ini ibadah kami lebih baik.

 

Ketika kesulitan datang, sungguh itu bukanlah moment untuk mengeluh, bukanlah waktu untuk menyesali nasib dan bukan pula saat untuk berputus asa..tetapi sesungguhnya Allah memberi kesempatan untuk menguji, memberi peluang untuk bermuhasabah, dan memberi jalan untuk mengambil hikmah dan terijabahnya doa..

 

Kata Rasulullah “Bahwa suatu jiwa sama sekali tidak akan mati sehingga disempurnakan rezekinya, maka bertakwalah kepada Allah, baguskanlah dalam meminta dan janganlah menganggap lamban datangnya rezeki, sehingga kalian mencarinya dengan jalan mendurhakai Allah. Karena apa yang ada di sisi Allah tidak akan bisa diperoleh, kecuali dengan menaatiNya”.


 

Bandung,

1 Januari 2012


 


Categories: Lentera Hati

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

1 Comment

Reply Tomi Ramadona
10:03 AM on January 3, 2012 
Tulisan kecil ini saya rampungkan setelah melalui perjalanan menyusuri sebuah jalan di Kota Bandung, melewati komplek Daarut Tauhid, UPI, dan pebukitan Ledeng..terima kasih untuk Bg Bobbi Rahman yg terus mengingatkan, serta teman-teman lainnya Leo, Rezi, Arcat, Obi, Aziz, Andi, Edi, Idris, Riki, Nola, Sindi, Yayat dan lainnya..Jazakumullah atas ukhuwah yg dibangun..

Time Like a Sword

Follow me

   
   
    

Upcoming Events

No upcoming events
    Other Links 

Testimonials

  • "Please, give feedback on my site :)"
    Tomi R.
    Site Owner

Space Advertisement